Mahasiswa KKN dari Unimal Tanam Empon-empon Penangkal Virus Corona

Mahasiswa KKN dari Unimal Tanam Empon-empon Penangkal Virus Coronaist
Mahasiswa KKN kelompok 92 Universitas Malikussaleh, menanam tanaman empon-empon guna menangkal virus corona di lingkungan posko penanganan covid Gampong Bantayan Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, pada Senin 27 Oktober 2020
A A A

ACEH TIMUR - Mahasiswa KKN kelompok 92 Universitas Malikussaleh, menanam tanaman empon-empon guna menangkal virus corona di lingkungan posko penanganan covid Gampong Bantayan Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, pada Senin 27 Oktober 2020. Menurut KBBI, empon-empon adalah rimpang yang digunakan sebagai ramuan tradisional seperti jahe, kunyit, temulawak dan sebagainya.

Apa itu empon-empon?

Dikutip dari Temu-temuan dan Empon-empon, Budi Daya dan Manfaatnya (1999) karya Fauziyah Muhlisah, istilah empon-empoon berasal dari bahasa Jawa. Asal kata empon-empon dari empu yang berarti rimpang induk atau akar tinggal. Istilah ini digunakan untuk menyebut kelompok tanaman yang mempunyai rimpang atau akar tinggal. Penggolongan nama empon-empon tidak dilakukan berdasarkan klasifikasi ilmiah tertentu. Melainkan lebih merujuk pada penggolongan tanaman tertentu yang dilakukan masyarakat Jawa.

Ketua Kelompok KKN, Zulfuadi menyampaikan, Potensi tanaman empon-empon atau tanaman temu-temuan yang kini disebut sebagai tanaman obat, sudah saatnya digali, dikembangkan, dan dilestarikan terutama dalam rangka memasyarakatkan obat yang berasal dari tanaman  herbal sebagai penangkal virus corona.

Dikatakannya, penanaman tanaman empon-empon yang terdiri dari jahe, kunyit, temulawak, dan serai, yang kami lakukan di lingkungan posko penanganan covid bertujuan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya melestarikan tanaman empon-empon agar masyarakat merealisasikan hidup sehat melalui  tanaman herbal empon-empon, karena hampir di seluruh penjuru dunia menggunakan obat tradisional, bahkan di Indonesia terus menerus dikembangkan untuk mempertahankan imunitas tubuh, dan tanaman empon-empon merupakan salah satu tanaman herbal yang kaya akan khasiat.

Hal ini, tambahnya, selaras dengan Hasil penelitian dari Unair Surabaya, terkait cara menangkal virus Corona, masyarakat bisa memperkuat sistem imun dengan obat-obatan herbal yang berasal dari ramuan tradisional Indonesia bernama empon-empon, seperti jahe, kunyit, temulawak, dan serai. Unair bisa memastikan didalam empon-empon sudah ada hasil penelitiannya. Virus corona berada dalam sel tubuh, sedangkan yang dapat mengeluarkan virus tersebut adalah imunitas tubuh  itu sendiri. 

Pernyataan tersebut, sebut Zulfuadi, pernah disampaikan oleh walikota Surabaya di Tropical Disease Center Unair, Surabaya, dimana Jawa Timur merupakan daerah yang mengalami pandemic covid tertinggi setelah Jakarta. Masyarakat perlu mendapatkan bahan-bahan herbal dari sekeliling rumah, sehingga sangat dibutuhkan sosialisasi tentang pentingnya menanam tanaman tersebut, dimana tanaman empon-empon memiliki khasiat yang sangat luar biasa salah satunya yaitu banyak mengandung minyak atsiri dan oleoresin yang bersifat sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh yang prima guna menangkal virus corona.

“Sementara Keuchik dan aparat desa serta masyarakat menyambut dengan antusias penanaman herbal tersebut, dimana kechik menyampaikan penanaman empon-empon sangat bermanfaat untuk menghadapi pandemi covid19 karena memiliki khasiat yang luar biasa dalam menangkal virus corona,” Tutup Zulfuadi.

Kelompok 92 yang mengambil skema KKN covid ini beranggotakan tujuh orang mahasiswa,  yaitu Zulfuadi dari prodi Teknik Sipil, Vira Novianti dari prodi Psikologi, Putri Zurriatul Fauza, Zulfahmi dari prodi Akuakultur, Ika karimah, Khaira Ummah dari prodi Administrasi Bisnis, dan Eliza dari prodi pendidikan Matematika. Mereka semua berada dibawah naungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Dr.Hamdani, S.H., L.L.M.

Komentar

Loading...