HIPMI Aceh Siap Mendorong Kerjasama Investasi

HIPMI Aceh Siap Mendorong Kerjasama InvestasiIst
iri Bahli lahadalia (kepala BKPM RI) dan Rizki Syahputra (Kepala BPD HIPMI Aceh) photo bersama di Ruang kerja BKPM Jakarta
A A A

BANDA ACEH - Ketua Umum BPD HIPMI Aceh Rizky Syahputra, baru saja melakukan pertemuan dengan Kepala Badan koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia membahas tentang kerjasama investasi di Aceh. Pertemuan tersebut membahas peluang serta hambatan-hambatan investasi yang terjadi di Aceh.

Ketua Hipmi Aceh, Rizky Syahputra mengatakan Hipmi akan menjalankan fungsi diplomasi ekonomi dan mengoptimalkan upaya peningkatan investasi, serta mendorong alih teknologi dan berbagai program kerja sama dengan BKPM yang bisa membawa peningkatan inovasi usaha di Aceh.

Ketua Hipmi Aceh juga menggunakan kesempatan pertemuan tersebut untuk memperkenalkan potensi investasi daerah Aceh dan juga kendala-kendala investasi yang ada di Aceh selama ini kepada kepala BKPM yang juga mantan ketua umum BPP Hipmi.

Hipmi Aceh akan membantu pemerintah daerah menentukan kebijakan dan langkah baru untuk mendorong perkembangan ekonomi, menyerap investasi dan menyambut gelombang pergeseran investasi dan produksi dari badan-badan usaha nasional bahkan asing ke Aceh pasca wabah Covid-19.

Dengan potensi wilayah Aceh, aktif berpartisipasi pada jaringan Investasi Nasional akan sangat baik guna mendorong peluang-peluang kerjasama bisnis dan investasi dengan para mitra khususnya pengusaha daerah Aceh.

Sekretaris BPD Hipmi Aceh, Ridha Mafdhul mengatakan Hipmi Aceh akan mengambil langkah kongkrit perihal hasil pertemuan hipmi Aceh dengan kepala BKPM, Hipmi akan membentuk tim kerja yang bertugas memberikan masukan kepada BKPM dan pemerintah daerah tentang mekanisme, kebijakan, standar kerjasama investasi yang kompetitif secara nasional dan solusi-solusi untuk menguasai secara tepat waktu peluang kerjasama investasi dalam situasi baru saat ini.

Di samping itu, tim kerja ini melaksanakan aktivitas-aktivitas mempercepat investasi dalam daerah Aceh untuk menyerap proyek-proyek yang berkualitas, punya skala modal besar,inovatif dan kreatif, punya daya sebar dan melakukan komitmen kerjasama.

Komentar

Loading...